Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno tak menampik pembiaayan untuk segmen mobil dan motor sempat mendominasi hingga 60% porsi penyaluran kredit secara keseluruhan industri. Namun kini, porsinya tergerus sekitar 50%.
“Karena perusahaan pembiayaan pelaku usaha sudah menemukan potensi untuk bergeser ke pembiayaan refinancing. Ini diperbolehkan pembiayaan dana sampai dengan Rp500 juta, dengan jaminan macam-macam, boleh itu Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), boleh itu tanah bangunan, boleh itu invoice alat berat, mesin-mesin, dan lain-lain,” kata Suwandi kepada CNBC Indonesia, Selasa, (5/10/2024).
Dia pun menyampaikan bahwa pembiayaan refinancing tersebut mayoritas digunakan untuk kebutuhan produktif, seperti modal kerja untuk UMKM.
“Pembiayaan dana itu untuk modal kerja produktif. Dan itu terlihat pembiayaan kepada UMKM yang diwajibkan harusnya 10% di tahun ini sekarang sudah lebih dari 10%,” paparnya.
Strategi diversifikasi produk pembiayaan yang dilakukan ini terbukti mempan mendorong laju pertumbuhan kinerja industri. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan (PP) tumbuh sebesar 9,39% yoy pada September 2024, menjadi Rp501,78 triliun, didukung pembiayaan investasi yang meningkat sebesar 9,76% yoy.
Adapun piutang pembiayaan pokok kendaraan bermotor sendiri per September 2024 mengalami peningkatan sebesar 9,93% yoy menjadi Rp408,72 triliun. Hal ini menunjukkan penyaluran pembiayaan masih tetap tumbuh positif di tengah penurunan penjualan kendaraan bermotor.
Sebelumnya, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) resmi menurunkan target penjualan mobil domestik menjadi hanya 850 ribu unit di tahun 2024 ini. Sebelumnya, Gaikindo memiliki target besar yakni penjualan 1,1 juta unit, artinya ada penurunan target 23% atau sebesar 250 ribu unit.
Sepanjang Januari-September 2024 penjualan dari pabrikan ke diler (wholesales) baru terjual 633.218 unit, turun 122.560 unit atau 16,2% dibanding periode yang sama tahun lalu yakni terjual 755.778 unit. Penjualan diler ke konsumen (retail sales) juga mengalami penurunan, yakni terjual 657.223 unit, jeblos 11,9% atau 89.023 unit dibanding periode yang sama tahun lalu dengan penjualan 746.246 unit. Angka penjualan tersebut jadi modal untuk mewujudkan penjualan sesuai target terbaru Gaikindo.
Trump merupakan mantan presiden berusia 78 tahun dari Partai Republik. Ia baru saja selamat dari dua upaya pembunuhan beberapa minggu setelah menjadi mantan presiden AS pertama yang dinyatakan bersalah atas kejahatan oleh juri New York.
Di sisi lain, Kamala Harris, wakil presiden berusia 60 tahun, naik menjadi kandidat utama dari Partai Demokrat pada Juli lalu setelah Presiden Joe Biden mundur. Hal ini akibat performa debat yang kurang memuaskan.
Sebenarnya menurut University of Florida’s Election Lab, lebih dari 80 juta warga AS telah memberikan suara mereka dalam pemungutan awal. Baik Kamala maupun Trump telah berupaya meminta warga yang belum memilih untuk segera memilih di TPS yang telah ditentukan.
Lalu bagaimana fakta-faktanya:
1.Sistem Pemilihan?
Berdasarkan sistem AS, warga negara tidak memilih pemimpin mereka secara langsung. Sebaliknya, surat suara mereka memilih 538 anggota kelompok yang disebut Electoral College, yang kemudian memilih presiden dan wakil presiden.
Setiap negara bagian memberikan suara Electoral College untuk kandidat yang memenangkan suara terbanyak. Negara bagian yang lebih besar, dengan lebih banyak perwakilan di Kongres AS, mendapatkan bagian yang lebih besar dari 538 suara Electoral College yang ditawarkan.
Kamala Harris dan saingannya Trump akan bersaing untuk mendapatkan 270 suara Electoral College yang sangat penting yang dapat menjamin mereka kunci ke Ruang Oval. Namun dengan persaingan tahun ini yang semakin ketat, para ahli menunjukkan adanya risiko penundaan dan komplikasi yang semakin meningkat seperti gugatan hukum atas penghitungan suara.
2.6 Negara Bagian yang Menentukan?
Sebenarnya ada enam negara bagian yang menentukan di Pemilu AS. Hal ini karena negara-negara tersebut dikuasai swing voters aliasi pemilih yang belum menentukan pilihan.
Mereka adalah Arizona, Georgia, Michigan. Lalu ada Nevada, North Carolina, Penssuylvania, dan Wisconsin.
3.Kapan Pemenang Diketahui?
Pemungutan suara pertama ditutup pada pukul 06.00 sore waktu bagian timur AS sekitar pukul 06.00 pagi WIB. Tetapi jika persaingannya ketat, perlu waktu berhari-hari sebelum pemenang diproyeksikan.
Pada tahun 2020, media AS mengumumkan kandidat Demokrat Joe Biden sebagai pemenang pada tanggal 7 November, meskipun pemungutan suara ditutup empat hari sebelumnya. Di sisi lain, pada tahun 2016 dan 2012, pemilih memiliki waktu tunggu yang lebih singkat.
Setelah suara diberikan, pejabat pemilihan lokal, yang mungkin ditunjuk atau dipilih, akan memproses suara dan menghitungnya. Metode penghitungan bervariasi dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Banyak negara bagian telah mengubah undang-undang pemilu untuk memungkinkan surat suara melalui pos atau luar negeri dipersiapkan untuk penghitungan sebelum Hari Pemilihan. Penghitungan suara yang sangat ketat juga dapat memicu penghitungan ulang.
Perlu diketahui, Pada tanggal 25 Desember, sertifikat pemilu setiap negara bagian harus sudah diterima oleh Presiden Senat, yang juga merupakan Wakil Presiden. Pada tanggal 6 Januari 2025, Kongres menghitung dan mengkonfirmasi hasilnya, sebelum presiden baru dilantik pada tanggal 20 Januari tahun depan.
4.Peningkatan Pengamanan
Keamanan untuk Hari Pemilihan pada hari Selasa ditingkatkan ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini mengingat kekhawatiran atas kemungkinan kerusuhan sipil, kecurangan pemilu, atau kekerasan terhadap petugas pemilu.
Negara bagian Oregon, Washington, dan Nevada telah mengaktifkan Garda Nasional. FBI telah mendirikan pos komando untuk memantau ancaman, dan keamanan telah ditingkatkan di banyak dari hampir 100.000 tempat pemungutan suara di negara tersebut.
“Sembilan belas negara bagian, termasuk medan pertempuran utama pemilihan Arizona, Michigan, dan Nevada, telah memberlakukan undang-undang peningkatan keamanan pemilu sejak tahun 2020,” menurut National Conference of State Legislatures.
Runbeck Election Services, yang menyediakan teknologi keamanan untuk operasi pemungutan suara, mengonfirmasi kepada AFP pada hari Senin bahwa mereka telah memesan sekitar 1.000 panic button untuk klien yang mencakup fasilitas pemilihan dan pekerjanya. Perangkat kecil ini dikenakan sebagai tali gantungan atau ditaruh di saku dan dipasangkan dengan ponsel pengguna dan menghubungi penegak hukum atau otoritas lain jika terjadi keadaan darurat.
5.Siapa yang Unggul Survei di AS?
Sejumlah survei mencatatkan perbedaan tipis antara kedua calon di rentang 1% hingga 3%. Meski begitu, Kamala unggul tipis.
Berikut survei yang dirangkum Forbes Senin:
– ABC/Ipsos: Kamala Harris 49% Vs Donald Trump 46%
– Morning Consult: Kamala Harris 49% Vs Donald Trump 47%
– Economist/YouGov: Kamala Harris 49% Vs Donald Trump 47%
– Reuters/Ipsos: Kamala Harris 44% Vs Donald Trump 43%
– CNBC Survey: Kamala Harris 46% Vs Donald Trump 48%
– Wall Street Journal : Kamala Harris 45% Vs Donald Trump 47%
6.Siapa yang Diinginkan Dunia Jadi Presiden AS?
Pesta demokrasi AS juga mendapat tanggapan dunia. Sejumlah pemimpin negara mengutarakan pendapat mereka tentang siapa yang laik menang.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyatakan dengan nada bercanda bahwa lebih memilih Harris sebagai presiden. Namun, banyak tanda yang menunjukkan bahwa Putin sebenarnya mendukung kemenangan Trump.
“Putin akan menyukai Trump sebagai presiden karena berbagai alasan,” kata Timothy Ash, seorang rekan peneliti di Program Rusia dan Eurasia di Chatham House, kepada Al Jazeera.
Putin yang membenci sistem demokrasi pasar liberal Barat, berpikir bahwa Trump akan melanjutkan apa yang ia tinggalkan dulu. Di mana Trump justru menabur perpecahan dan kekacauan di internal negara Barat dengan merongrong lembaga-lembaga seperti NATO dan Uni Eropa.
“Saya pikir Putin melihat Trump dan melihat bayangan cermin dirinya sendiri, seorang otoriter, sosiopat. Ia mungkin berpikir bahwa ia memahami Trump,” tambah Ash.
Di China, Presiden Xi Jinping memang belum memberikan dukungan secara terbuka. Seperti halnya ke Rusia, Partai Demokrat dan Partai Republik AS telah mengambil sikap keras terhadap China.
Selama masa kepresidenan Trump, perang dagang terjadi dengan China, di mana AS memberlakukan tarif impor China senilai US$ 250 miliar pada tahun 2018. Beijing membalas dengan mengenakan tarif impor AS senilai US$ 110 miliar.
Sepertinya Trump tidak akan mundur dari hal itu jika terpilih, tetapi Partai Demokrat juga dapat menggalang kekuatan untuk menentang pengaruh China yang semakin besar di seluruh dunia.
Ketika Joe Biden menjadi presiden, ia mempertahankan tarif Trump di mana Biden mengumumkan kenaikan tarif untuk produk-produk tertentu buatan China September. Jika Harris menang, ia diyakini akan tetap konsisten dengan kebijakan Biden terhadap China.
Dari Israel, Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu secara luas diyakini condong ke arah kemenangan Trump. Netanyahu dan Trump memiliki hubungan yang baik selama masa jabatan pertama mantan presiden AS tersebut.
Pada tahun 2019, di Dewan Israel-Amerika, Trump mengatakan “Negara Yahudi tidak pernah memiliki teman yang lebih baik di Gedung Putih daripada presiden Anda”. Netanyahu, dalam sebuah pernyataan pada tahun 2020, mengatakan bahwa Trump adalah “teman terbaik yang pernah dimiliki Israel di Gedung Putih”.
Namun, hubungan antara Trump dan Netanyahu memburuk setelah Biden terpilih. Ketika Biden dilantik, Netanyahu mengucapkan selamat kepadanya. Trump mengatakan bahwa ia merasa dikhianati oleh hal ini.
Meski begitu, Netanyahu telah berusaha untuk menghidupkan kembali ikatan lama. Selama kunjungan ke AS pada bulan Juli tahun ini, Netanyahu mengunjungi Trump di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida.
Sementara itu, untuk Arab Saudi, peneliti International Crisis Group, Dina Esfandiary, mengatakan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS)memiliki sejumlah situasi yang perlu diperhitungkan.
Meski dahulu Trump pernah membantu Saudi untuk memblokade Iran, Dina menyebut agenda besar Trump untuk menormalisasi hubungan Israel-Saudi mungkin akan jadi kendala.
“Menurut saya, secara umum, Saudi lebih menginginkan kemenangan Trump. Di permukaan, ia akan lebih mendukung mereka dan tidak terlalu kritis terhadap mereka. Namun, mereka khawatir tentang beberapa hal yang tidak terduga yang mungkin dilakukannya?,” katanya.
7.Suara Pemilih Arab Amerika
Mengutip laporan Al-Jazeera, sebagian Arab Amerika kini memberi dukungan terhadap kandidat Partai Hijau, Jill Stein. Ia kini populer di kalangan komunitas Arab dan Muslim di tengah serangan Israel ke Gaza dan Lebanon, menurut sejumlah jajak pendapat publik.
Meskipun kandidat dari Partai Hijau sangat kecil kemungkinannya untuk memenangkan kursi kepresidenan, para pendukungnya memandang memilihnya sebagai pilihan prinsip. Hal itu dapat menjadi landasan bagi kelangsungan kandidat dari pihak ketiga di masa depan.
“Dia merupakan contoh terbaik dari posisi kami melawan genosida,” kata Abdel Salam tentang kandidat dari Partai Hijau, yang vokal dalam mendukung hak-hak Palestina.
Stein juga mendapat dukungan dari Komite Aksi Politik Arab dan Muslim Amerika (AMPAC). Ini adalah sebuah kelompok politik yang berbasis di Dearborn.
“Setelah berdialog ekstensif dengan tim kampanye Harris dan Trump, kami tidak menemukan komitmen untuk mengatasi kekhawatiran mendesak komunitas kami, khususnya krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di Gaza, Tepi Barat, dan Lebanon,” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan bulan lalu.
“Perlunya gencatan senjata tetap menjadi hal yang terpenting bagi para pemilih Muslim dan Arab Amerika, namun tidak ada kampanye yang menawarkan solusi yang tepat,” tambah kelompok itu lagi.
Proses pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) dikenal kompleks dan berlapis. Dengan waktu persiapan hampir dua tahun, pemilu ini mencakup tahapan mulai dari pengumuman kandidat, pemilihan umum, hingga pelantikan. Pemilihan presiden diadakan setiap empat tahun pada hari Selasa pertama setelah Senin pertama di bulan November.
Tahapan Awal, Pendaftaran dan Debat Kandidat Proses pemilihan presiden dimulai pada musim semi setahun sebelum pemilu, ketika kandidat mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Federal. Para kandidat mengumumkan pencalonan mereka, dan debat perdana antar kandidat dimulai sekitar musim panas
Pemilihan Pendahuluan dan Kaukus Antara Januari hingga Juni tahun pemilu, partai-partai dan negara bagian menyelenggarakan pemilihan pendahuluan (primary) dan kaukus (pertemuan secara terpisah yang dilakukan oleh Mediator dengan salah seorang pihak berperkara, tanpa diketahui pihak lawan) untuk memilih kandidat presiden yang diusung partai. Pemilihan pendahuluan dan kaukus memiliki perbedaan teknis dalam pemungutan suara, tergantung pada aturan di setiap negara bagian
Konvensi Nasional Partai Setelah pemilihan pendahuluan, partai-partai mengadakan konvensi nasional pada Juli hingga awal September untuk meresmikan calon presiden dan wakil presiden mereka. Pada konvensi ini, kandidat presiden dari setiap partai secara resmi mengumumkan pasangannya. Debat Umum dan Kampanye Akhir Pada September dan Oktober, para kandidat yang terpilih berpartisipasi dalam debat umum. Debat ini bertujuan untuk memperkenalkan visi misi mereka secara langsung kepada publik sebelum pemilu, sekaligus menjadi ajang kampanye puncak
Hari Pemilihan dan Pemilihan Umum Pemilihan umum presiden AS berlangsung pada awal November, ketika warga negara memberikan suara mereka. Meskipun suara rakyat dihitung, hasil akhirnya ditentukan oleh sistem Electoral College. Calon presiden harus memperoleh minimal 270 suara elektoral dari 538 suara yang tersedia untuk memenangkan pemilu. Penghitungan Suara dan Electoral College Pada bulan Desember, para elektor bertemu di negara bagian mereka untuk secara resmi memberikan suara. Kemudian, suara elektoral ini dihitung oleh Kongres pada awal Januari. Jika seorang kandidat mencapai mayoritas suara elektoral, mereka dinyatakan sebagai presiden terpilih. Pelantikan Presiden Pada 20 Januari, presiden terpilih secara resmi dilantik di Gedung Capitol, Washington D.C. Prosesi pelantikan termasuk pengucapan sumpah jabatan dan pidato perdana yang menandai awal masa jabatan presiden baru.
Pembeda Pemilu AS Dengan Indonesia
Pemilihan presiden di Amerika Serikat memiliki beberapa perbedaan signifikan dibandingkan dengan negara lain, termasuk Indonesia. Salah satu aspek yang paling unik dalam pemilu AS adalah sistem Electoral College.
Di Indonesia, presiden dan wakil presiden dipilih melalui pemungutan suara langsung oleh seluruh rakyat. Setiap suara dihitung secara nasional, dan kandidat dengan suara terbanyak menjadi presiden. Sebaliknya, di Amerika Serikat, presiden tidak dipilih langsung oleh rakyat. Meskipun warga negara memberikan suara pada Hari Pemilu, suara rakyat tersebut dialihkan melalui sistem Electoral College.
Electoral College adalah sistem di mana pemilih di setiap state atau negara bagian memilih sekelompok perwakilan yang disebut “elektor” berdasarkan hasil pemilu di negara bagian tersebut. Setiap negara bagian memiliki jumlah elektor yang sama dengan jumlah anggota Kongres-nya (perwakilan di Dewan Perwakilan dan Senat). Kandidat yang memenangkan suara terbanyak di suatu negara bagian biasanya menerima seluruh suara elektoral negara bagian tersebut (sistem “winner-takes-all”), kecuali di Maine dan Nebraska yang menggunakan metode proporsional.
Untuk memenangkan kursi kepresidenan, seorang kandidat harus mendapatkan minimal 270 dari 538 suara elektoral yang tersedia. Sistem ini berarti bahwa seorang kandidat bisa memenangkan kursi presiden meskipun mereka kalah dalam suara populer secara nasional, seperti yang terjadi pada beberapa pemilu, termasuk tahun pemilu pada tahun 2016 dan 2000.
Selain Electoral College, hal-hal lain yang menjadi pembeda adalah waktu dan siklus pemilu, adanya sistem pemilihan pendahuluan (primary) dan kaukus, juga pengaruh pengaruh partai politik.
Sistem kepartaian di AS terdiri dari dua partai utama, yaitu Demokrat dan Republik, yang secara dominan mengusung kandidat presiden. Kandidat independen atau dari partai kecil jarang berhasil memenangkan pemilu nasional.
Di Indonesia, meskipun terdapat beberapa partai besar, sistem multi-partai memungkinkan lebih banyak partai untuk berpartisipasi dan mengajukan calon presiden, mencerminkan keberagaman politik yang lebih luas.
Prosesi acara penyerahan surat kepercayaan tersebut dimulai dengan upacara penyambutan kedatangan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) oleh pasukan militer, dan dengan diputarkannya lagu kebangsaan dari masing-masing negara sahabat, sebagai bentuk penghormatan.
Setelah penyambutan di halaman istana merdeka, satu persatu para Duta Besar dipersilakan masuk ke dalam Istana Merdeka, dan mereka menghadap Prabowo. Terlihat Prabowo juga didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono.
Kepada Presiden, para dubes menyerahkan Surat Kepercayaan secara bergiliran.
Setelah menyerahkan surat, mereka semua satu persatu secara bergantian melakukan prosesi foto bersama dengan Presiden, kemudian kembali keluar untuk diberikan penghormatan oleh pasukan militer.
Berikut 7 dubes yang memberikan surat kepercayaan kepada Prabowo :
1. Marc Gerritsen, Duta Besar LBBP Designate Resident Kerajaan Belanda untuk Republik Indonesia beserta Spouse
2. Roberto Sarmento de Oliveira Saores, Duta Besar LBBP designate Resident Republik Demokratik Timor-Leste untuk Republik Indonesia beserta Spouse
3. Martin Makururu, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Zimbabwe untuk Republik Indonesia beserta Spouse
4. Oybek Eshonov Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Uzbekistan untuk Republik Indonesia
5. Wang Lutong, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Rakyat Tiongkok untuk Republik Indonesia
6. Abdelouahab Osmane, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Demokratik Rakyat Aljazair untuk Republik Indonesia
7. Enkhtaivan Dashnyam, Duta Besar LBBP Designate Resident Mongolia untuk Republik Indonesia beserta Spouse
Dalam Pilpres AS kali ini, Partai Demokrat awalnya kembali mengusung sang petahana yakni Presiden Joe Biden. Namun di tengah jalan yakni pada Juli lalu, Biden resmi mengundurkan diri dan memberikan mandatnya kepada sang wakil Presiden yakni Kamala Harris.
Sedangkan Partai Republik juga kembali mengusung Donald Trump, yang juga menjadi mantan presiden AS periode 2017-2021 atau Presiden AS ke-45.
Pilpres AS kali ini diperkirakan kembali sengit karena dapat mempengaruhi global, terutama ketegangan di Timur Tengah dan Rusia-Ukraina. Selain itu, munculnya kembali perang dagang antara AS-China juga akan cenderung kembali terjadi jika Trump memenangi Pilpres kali ini.
Tak hanya itu saja, Pilpres AS 2024 mencatatkan sejarah baru ketika Presiden Biden memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali dan menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Harris. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah modern AS di mana presiden petahana mengundurkan diri dari pencalonan pada tahap sedemikian late dalam siklus pemilu.
Persaingan antara Trump dan Kamala Harris diprediksi akan sangat ketat, dengan berbagai isu domestik dan internasional yang memengaruhi preferensi pemilih.
Berdasarkan survei terbaru, ekonomi menjadi faktor paling menentukan bagi mayoritas pemilih Amerika dalam menentukan pilihan mereka pada November mendatang.
Sebagai informasi, di AS, presiden merupakan kepala negara sekaligus kepala pemerintahan yang dipilih untuk masa jabatan empat tahun dengan batasan maksimal dua periode.
Melansir BBC, presiden AS tidak dipilih secara langsung oleh rakyat, melainkan oleh electoral college atau dewan pemilih. Penjabat yang menduduki electoral college inilah yang dipilih langsung oleh rakyat AS.
Terlepas dari sengitnya Pilpres AS kali ini, sejatinya presiden AS kini sudah memasuki ke-47, di mana Biden saat ini menjadi Presiden AS ke-46. Sejatinya, AS sudah memiliki presiden sejak 1789. George Washington adalah presiden AS pertama yang dilantik pada 30 April 1789.
Washington sendiri juga mendapat julukan sebagai Bapak Pendiri Amerika Serikat. Berkat kepemimpinannya selama perjuangan untuk memerdekakan Amerika Serikat, ia diberi gelar “Bapak Bangsa”.
Berikut daftar presiden Amerika Serikat sejak 1789 hingga sekarang.
Melansir The Conversation dalam pemberitaannya, salah satu penyebab utama para anak muda memutuskan untuk melakukan kohabitasi tanpa terikat pernikahan adalah pergeseran pandangan terkait relasi dan pernikahan.
Saat ini, tidak sedikit anak muda yang memandang pernikahan adalah hal normatif dengan aturan yang rumit. Sebagai gantinya, mereka memandang ‘kumpul kebo’ sebagai hubungan yang lebih murni dan bentuk nyata dari cinta.
Fenomena ‘kumpul kebo’ memang sudah jadi hal lumrah di Eropa Barat dan Utara, Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia baru. Namun, di Asia yang menjunjung tinggi budaya, tradisi, serta agama, ‘kumpul kebo’ masih menjadi hal tabu.
Jikapun terjadi, ‘kumpul kebo’ biasanya hanya berlangsung dalam waktu yang singkat dan dinilai sebagai langkah awal menuju pernikahan.
Di Indonesia, studi pada 2021 berjudul The Untold Story of Cohabitation mengungkapkan bahwa ‘kumpul kebo’ lebih banyak terjadi di wilayah bagian Timur yang mayoritas penduduknya non-Muslim.
Menurut peneliti ahli muda dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yulinda Nurul Aini, setidaknya ada tiga alasan mengapa pasangan di Manado yang merupakan lokasi penelitiannya memilih untuk ‘kumpul kebo’ bersama pasangan.
Alasan itu antara lain terkait beban finansial, prosedur perceraian yang terlalu rumit, hingga penerimaan sosial.
“Hasil analisis saya terhadap data dari Pendataan Keluarga 2021 (PK21) milik Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) 0,6 persen penduduk kota Manado, Sulawesi Utara, melakukan kohabitasi,” ungkap Yulinda, dikutip Sabtu (2/11/2024).
“Dari total populasi pasangan kohabitasi tersebut, 1,9 persen di antaranya sedang hamil saat survei dilakukan, 24,3 persen berusia kurang dari 30 tahun, 83,7 persen berpendidikan SMA atau lebih rendah, 11,6 persen tidak bekerja, dan 53,5 persen lainnya bekerja secara informal,” lanjutnya.
Dampak Kumpul Kebo
Yulinda menyebut, pihak yang paling berdampak secara negatif akibat ‘kumpul kebo’ adalah perempuan dan anak. Dalam konteks ekonomi, tidak ada jaminan keamanan finansial bagi anak dan ibu, seperti yang diatur dalam hukum terkait perceraian. Dalam kohabitasi, ayah tidak memiliki kewajiban hukum untuk memberi dukungan finansial berupa nafkah.
“Ketika pasangan kohabitasi berpisah, tidak ada kerangka regulasi yang mengatur pembagian aset dan finansial, alimentasi, hak waris, penentuan hak asuh anak, dan masalah-masalah lainnya,” terang Yulinda.
Sementara itu dari segi kesehatan, ‘kumpul kebo’ dapat menurunkan kepuasan hidup dan masalah kesehatan mental. Sejumlah penyebab dampak negatif akibat kohabitasi adalah minimnya komitmen dan kepercayaan dengan pasangan dan ketidakpastian tentang masa depan.
Menurut data PK21, sebanyak 69,1 persen pasangan kohabitasi mengalami konflik dalam bentuk tegur sapa, 0,62 persen mengalami konflik yang lebih serius seperti pisah ranjang hingga pisah tempat tinggal, dan 0,26 persen lainnya mengalami konflik kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Lalu, anak-anak yang lahir dari hubungan kohabitasi juga cenderung mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan, kesehatan, dan emosional.
“Anak dapat mengalami kebingungan identitas dan memiliki perasaan tidak diakui karena adanya stigma dan diskriminasi terhadap status “anak haram”, bahkan dari anggota keluarga sendiri,” kata Yulinda.
“Hal ini menyulitkan mereka untuk menempatkan diri dalam struktur keluarga dan masyarakat secara keseluruhan,” ia menuturkan.
Harga emas Antam sudah turun dua hari, sebelumnya pada Jumat anjlok Rp20.000 dalam sehari. Emas Antam juga sempat mencetak rekor pada akhir Oktober (31/10/2024) di posisi Rp1.567.000.
Jadi, jika diakumulasi pada awal November ini harga emas Antam sudah ambles Rp28.000 per gram sejak mencetak rekor All Time High-nya.
Begitu juga dengan harga buyback (harga yang digunakan ketika menjual emas kembali) berada di posisi Rp1.391.000 per gram, turun Rp8.000.
Harga emas Antam yang anjlok seiring dengan harga emas dunia yang sudah koreksi selama dua hari terakhir ini.
Melasir Refinitiv, harga emas di pasar spot pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (1/11/2024) berakhir koreksi 0,32% ke posisi US$ 2.735,15. Pelemahan ini melanjutkan sehari sebelumnya yang juga ditutup terdepresiasi sampai 1,52%.
Koreksi dua hari beruntun ini membuat harga emas menjauhi level All Time High yang sempat tercapai pada 30 Oktober lalu di posisi penutupan US$ 2.786,96 dan beralih tren kembali terkonsolidasi.
Koreksi harga emas terjadi setelah penyampaian data pasar tenaga kerja yang melemah, tercermin dari penambahan data pekerjaan di luar pertanian di luar ekspektasi hanya mencapai 12.000, jauh dari ekspektasi pasar yang berharap tumbuh 113.000 pekerjaan dan bulan sebelumnya sebesar 223.000.
Perlambatan pasar tenaga kerja ini kemudian membuat pelaku pasar makin yakin bahwa pemangkasan suku bunga bulan ini segera terjadi. Proyeksi CME FedWatch menunjukkan peluang sampai 96,4% untuk penurunan hingga 25 basis poin (bps) menjadi 4,50% – 4,75%
Pergerakan emas yang mulai terkonsolidasi juga disinyalir karena banyak pelaku pasar yang mulai antisipasi terhadap pemilihan presiden AS yang akan segera dilangsungkan pada pekan depan.
Melansir Reuters, David Meger, Direktur perdagangan logam di High Ridge Futures mengatakan “Anda akan melihat sedikit lebih banyak konsolidasi. Ada banyak berita besar yang akan berdampak minggu depan, termasuk pemilihan AS pada hari Selasa dan pertemuan Fed pada hari Rabu. Jadi, tidak mengherankan jika beberapa pedagang memutuskan untuk mengambil keuntungan,” ungkapnya
“OJK mengingatkan pegawai, mitra OJK untuk turut dalam upaya penegakan integritas dalam mendukung tugas-tugas sebagai otoritas,” terang Sophia dalam konferensi pers RDK OJK Jumat 1 November 2024.
Selain itu, dirinya juga mengungkapkan OJK secara tegas berkomitmen untuk menegakkan integritas khususnya profesi anti fraud. Pencegahan fraud di sistem jasa keuangan tertuang dalam international conference pada ikatan akuntan sebagai salah satu forum komunikasi dengan asosiasi.
“OJK tegaskan peran pentingnya akuntan dengan dorongan profesi sebagai strategic advisor,” terang Sophia.
Dirinya juga menyampaikan penguatan program GRC melalui benchmarking dalam rangka kajian dan pengkinian NKB OJK dengan para stakeholder terkait combined insurance dilakukan melalui kajian akademis dan memperhatikan best practice standar international.
“OJK terus memperkuat governansi baik pegawai serta pemangku kepentingan,” jelas Sophia
Proyek gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) sendiri merupakan program hilirisasi yang jadi ‘kebanggaan’ pemerintahan Presiden RI Joko Widodo periode 2019-2024. Lantas, apakah program hilirisasi akan terus dilanjutkan di era kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto?
Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agus Cahyono Adi membeberkan, bahwa saat ini pihaknya terus mendorong program hilirisasi mineral dan batu bara di Indonesia.
“Lagi dibahas itu (perkembangan gasifikasi batu bara), belum punya informasi lagi. Memang hilirisasi kan, hilirisasi tidak terbatas pada mineral. Kan presiden udah bilang gitu, hilirisasi semua komoditas,” jelas Agus saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (1/11/2024).
Yang terang, saat ini Kementerian ESDM bersama dengan pihak terkait sedang mengkaji keberlanjutan dari hilirisasi batu bara tersebut. “Nanti dilihat lagi, dalam kajian itu,” tambahnya.
Saat ini, Kementerian ESDM harus secara teliti tentang siapa saja investor yang tertarik untuk berinvestasi di Indonesia. Maka tidak bisa sembarangan dalam menerima investor masuk ke Indonesia.
“Investor kalo udah B-to-B ya bisnisnya yang menentukan. Kalau dapat tugas, kalau dia ngasih tugas itu ada konsekuensi gak? Iya, kalau menugaskan gak bisa sembarangan. Soalnya ada konsekuensinya,” tandasnya.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sempat membeberkan terkait partner dalam kelanjutan gasifikasi batu bara itu
SVP Project Management Office PTBA Setiadi Wicaksono mengungkapkan saat ini pihaknya terus mendorong agar program hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) bisa berjalan. Salah satunya, Setiadi mengatakan pihaknya tengah melakukan penjajakan dengan beberapa mitra strategis usai hengkangnya Air Products.
“Dapat kami sampaikan untuk update dari sisi proyek coal to DME, memang saat ini kami sedang melakukan menjajakan ke beberapa calon mitra, strategis untuk pengembangan ini, menyusul dari mundurnya air product di tahun lalu,” jelasnya dalam paparan Public Expose Live 2024, disiarkan daring, Selasa (27/8/2024).
Yang saat ini sedang dipertimbangkan dari proyek gasifikasi batu bara berkaitan dengan pendanaan, kelayakan teknologi, hingga kepemilikan pasarnya.
“Jadi harapannya nanti partner baru yang diperoleh oleh Bukit Asam, nantinya tepat, sasaran, dan juga bisa nantinya secara teknis maupun juga ekonomis, mampu untuk mendevelop proyek coal to DME yang memang sesuai dengan apa yang diharapkan, dari sisi harga patokan yang diharapkan oleh pemerintah,” tandasnya.
Sudaryono mengatakan pihaknya masih menunggu laporan BPOM. Namun jika terbukti ada pelanggaran maka kemungkinan Kementerian Pertanian akan memberikan rekomendasi untuk pelarangan beredar atau impor.
“Intinya ya kita kalau memang di situ ada pelanggaran atau di situ ada kandungan (berbahaya), tentu akan kita kaji dan akan kita larang, Iya dong. Nah kita lagi nunggu hasil kajian kandungan di dalam angguranya oleh BPOM,” kata Sudaryono di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (31/10/2024).
“Ya harus dong (stop impor) kan berbahaya,” sambungnya saat dikonfirmasi kembali.
Sudaryono menjelaskan sebagian besar anggur yang dijual merupakan berasal dari impor. Produksi anggur di Indonesia masih sangat minim.
Adapun, menurutnya anggur juga bukan makanan rakyat kebanyakan. Hanya segelintir kelompok yang makan anggur. Sehingga jika dilarang impor-pun tentu pemerintah akan mendorong produksi anggur di dalam negeri.
“Kan hanya sebagian kelompok, rakyat biasa kan biasa nggak makan anggur,” katanya.
Menurutnya pengurangan impor juga merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto, agar terus mendorong produksi pangan di dalam negeri.
“Arahan bapak presiden adalah mengurangi impor dan kita menaikan ekspor kita, jadi apa yang bisa diproduksi dalam negeri kita maksimalkan. Kalau itu bisa diproduksi,” katanya.
“Anggur atau buah-buahan yang kita masih impor kalau bisa kita produksi dalam negeri kita usahakan, dengan benih yang baik, dengan riset yang baik, rekayasa genetik dan seterusnya. Sehingga di iklim kita, di lahan kita di tanah kita tetap bisa ditanami,” sambungnya.
Lebih lanjut, menurutnya ketika dari hasil kajian BPOM terbukti mengandung zat berbahaya, tentu Kementan akan memberikan rekomendasi untuk pelarangan impor.
“Rekomendasinya dari Kementerian pertanian Tapi kan yang punya SPI namanya perintah export atau import itu adanya di perdagangan. Tapi kita duluan kita ada rekomendasi biasanya rekomendasi kita dilaksanakan oleh Kementerian Perdagangan,” jelas Politisi Partai Gerindra ini.
Sebelumnya, otoritas Thailand mengungkapkan kandungan residu kimia di anggur Shine Muscat asal China melebihi ambang batas dan berbahaya. Merespons hal itu, Bapanas telah melakukan uji cepat atau rapid test, dan hasilnya 90% sample negatif.